Manfaat Brokoli
3 Oktober 2016
Nama Lokal :
NAMA DAERAH: Brokoli Nama asing Broccoli (I). Nama simplisia Brassicae oleraceae Flos (bunga brokoli).
Pada brokoli terdapat beberapa senyawa yang merupakan senyawa anti kanker. Senyawa-senyawa ini ada beberapa macam dan memiliki mekasinme yang berbeda dalam penghambatan pembentukan dan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Jenis dan mekanisme senyawa antikanker pada brokoli dapat dilihat pada diskripsi berikut:

- Sulforafan bermanfaat untuk Meningkatkan proses detoksifikasi.
- Isothiosianat bermanfaat untuk Menghambat pertumbuhan tumor dan perkembangan kanker.
- Indol bermanfaat untuk Memperbaiki hormon estrogen , memacu aktivitas zat antioksidan dan mekanisme detoksifikasi.
- Glukosinolat bermanfaat untuk Memacu aktivitas zat antioksidan dan mekanisme detoksifikasi.
- Kumarin memiliki manfaat Mencegah terjadinya reaksi kimiawi yang menghasilkan senyawa penyebab kanker terutama pada bagian tubuh rawan kanker, seperti lambung, usus besar, anus, tenggorokan, payudara.
- Fenol bermanfaat untuk Merangsang enzim-enzim detoksifikasi dan mencegah pembentukan senyawa kanker, dan
- Ditioltion memiliki manfaat untuk Memacu aktivitas zat antioksidan dan mekanisme detoksifikasi.
Pemanfaatan Brokoli :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian tanaman yang digunakan adalah bunga.
INDIKASI
Bunga digunakan untuk pengobatan :
- mempercepat penyembuhan, serta
- mencegah dan menghambat perkembangan sel kanker.
CARA PEMAKAIAN
Brokoli dimakan sebagai sayuran rebus atau dimasak dengan sayuran lain dengan porsi secukupnya.
CONTOH PEMAKAIAN
Mempercepat penyembuhan penyakit
Sediakan brokoli segar ukuran sedang, lalu potong-potong seperlunya. Selanjutnya, cuci dan rebus sebentar. Harus diperhatikan bahwa perebusan yang terlalu lama akan merusak zat berkhasiatnya. Setelah direbus, brokoli dapat dikonsumsi bersama nasi.
